Skip to main content

Membuat Server Berbagi/sharing Printer menggunkan Debian & Cups

Cups Printing Sharing (atau lebih tepatnya, Berbagi Printer/Sharing Printer menggunakan CUPS - Common Unix Printing System) adalah sebuah mekanisme dalam jaringan komputer yang memungkinkan satu printer fisik digunakan secara bersama-sama oleh banyak pengguna (klien) dalam jaringan yang sama.

CUPS sendiri adalah sistem pencetakan standar berbasis Unix/Linux yang menggunakan Internet Printing Protocol (IPP) untuk mengelola antrean cetak dari berbagai komputer ke satu mesin printer.
Langkah pengerjaan :

1. dalam tahap awal, kita akan menginstallasi sistem operasi terlebih dahulu sebagai komputer server yang menjalankan servis cups.
Langkah installasi debian bisa melihat panduan dihalaman berikut.
2.Pastikan sebelumnya bahwa pc server telah terkoneksi ke internet ,
dengan melakukan ping ke internet:
 # ping google.com
dan pastikan berhasil.

3. Langkah berikutnya adalah melakukan update repsoitory debian melalui perintah :
# nano /etc/apt/sources.list
tambahkan baris baru di bagian bawah dan ketikan baris dibawah ini :

deb https://deb.debian.org/debian/ trixie contrib main non-free non-free-firmware

simpan konfigurasi ,lalu update

# sudo apt update

Install driver printer, hidupkan printer, pasang usb printer ke pc, install driver printer yang dibutuhkan dengan perintah berikut :

Merk canon / Epson

Untuk Driver Epson baru :

sudo apt install printer-driver-escpr 

Untuk Driver Epson spesifik :

sudo apt install lsb-compat

Untuk Driver Epson model lama :

sudo apt install printer-driver-gutenprint -y

4.Install Cups (software berbagi printer)

ketik perintah dibawah ini untuk mealkukan installasi software cups :

# sudo apt install cups -y

5. Konfigurasi cups

Buka folder cups, dan konfigurasi file cupsd.conf untuk penyesusaian.

#nano /etc/cups/cupsd.conf

atur seperti dibawah :

 # Only listen for connections from the local machine.

Port 631

Listen /run/cups/cups.sock

 # Show shared printers on the local network.

Browsing Yes

BrowseLocalProtocols dnssd

 # Web interface setting...

WebInterface Yes

 

# Restrict access to the server...

<Location />

  #Order allow,deny

  Allow @local

  Allow all

</Location>

 

# Restrict access to the admin pages...

<Location /admin>

  #AuthType Default

  #Require user @SYSTEM

  #Order allow,deny

  Allow @local

  Allow all

</Location>

 

# Restrict access to configuration files...

<Location /admin/conf>

  #AuthType Default

  #Require user @SYSTEM

  #Order allow,deny

  Allow @local

 Allow all

</Location>

 6. Restart cups

Setelah melakukan konfigurasi , kita perlu melakukan restart servis cups untuk mendapatkan hasil dari pengaturan sebelumnya, ketikan perintah berikut :

# systemctl restart cups

7. Install driver untuk windows / client

di komputer client contohnya pc windows yang ingin terkoneksi dengan printer di server debian, kita perlu menambahkan servis avahi daemon agar client dapat terkoneksi dengan baik keserver printer. ketikan perintah berikut :

# apt install avahi-daemon -y

lalu aktifkan servis tersebut :

# systemctl enable avahi-daemon

 

8. Pengaturan printer melalui server 

Buka Browser, dan ketikan Alamat ip server printer disertai dengan menambahkan port cups :631 ,contoh

http://192.168.1.37:631/

masuk menu printer, klik printer yang telah terinstall, dan lakuakn pengujian dengan klik menu maintenance dan printer print tes page.

9. Pengujian pada client Windows

Buka browser pada pc windows dan inputkan kembali alamat ip server disertai port 631, dan salin alamat di bagian  atas browser

selanjutnya buka control Panel, device & printer, Printer & Scanner, add device, add new device manualy, pastekan Alamat printer di bari kosong,dan next, next lagi hingga terbaca dan Finish. Silahkan ujicoba print dengan mencetak dokumen. 

Demikian panduan untuk server berbagi printer, silahkan dicoba dan selamat belajar.
 

Comments

Popular posts from this blog

Debian Router #2 - Membuat DHCP Server

 DHCP server adalah server jaringan yang berfungsi untuk mendistribusikan alamat IP dan informasi konfigurasi secara otomatis kepada perangkat klien. DHCP merupakan singkatan dari Dynamic Host Configuration Protocol, yaitu protokol standar yang memungkinkan perangkat di jaringan untuk memperoleh alamat IP dan pengaturan jaringan lainnya secara otomatis.   DHCP server memiliki beberapa fungsi, di antaranya: Mengelola alamat IP yang tersedia dalam jaringan, Mendistribusikan alamat IP sesuai permintaan, Membantu memperbarui alamat IP secara otomatis, Mencegah terjadinya IP conflict, Memastikan efisiensi penggunaan alamat IP.   DHCP server dapat mengkonfigurasi informasi lainnya selain alamat IP, seperti subnet mask, gateway default, dan DNS. Dengan adanya DHCP, administrasi jaringan menjadi lebih efisien karena tidak perlu mengkonfigurasi setiap perangkat secara manual.  Topologi Jaringan Langkah Installasi DHCP Server 1. Set Ip Address Untuk Semua Interfaces ...

Basic Cisco Lab 2- Mengkases Konfigurasi Switch

 Langkah berikutnya setelah terkoneksi dengan switch melalui konsol kabel, adalah melakukan konfigurasi dan akses kedalam system switch, ada beberapa mode yang digunakan dan memiliki fungsi sendiri dalam mode tersebut  Berikut ini adalah perintah dasar dan awal yang sering digunakan saat konfigurasi switch Cisco, terutama ketika kamu baru login lewat koneksi konsol. 🔑 Urutan Level Akses di Cisco Device 1. 🧍 User EXEC Mode Prompt: Switch> Akses: Terbatas (read-only) Contoh perintah: show version //melihat versi device ping 192.168.1.1 //cek koneksi ke alamat ip tertentu Tujuan: Untuk pemantauan dasar, cek status, dan login. 2. 🧑‍💼 Privileged EXEC Mode (Enable Mode) Prompt: Switch# Masuk dari user mode dengan perintah: Switch> enable Akses: Lebih dalam, bisa lihat semua konfigurasi dan jalankan tes. Contoh perintah: show running-config //melihat konfigurasi yang sedang berjalan show interfaces //me...

Konfigurasi NAT ( Internet Gateway ) pada Debian 11

  Assalamualaikum. Pada tulisan ini akan dibahas bagaimana cara konfigurasi NAT untuk gateway internet pada Debian 11 Bullseye, yang mana ini lanjutan dari materi sebelumnya yaitu DHCP server di Debian Bullseye. Sebelumnya kita telah membuat DHCP Server yang akan memberikan Ip Address untuk client dijaringan internal yang menggunakan Windows 7, Client telah mendapatkan Ip Address dari Debian, namun belum bisa mengkases internet, dan melalui tutorial berikut kita akan memberikan Internet ke arah client dengan melakukan konfigurasi NAT. Selamat mencoba. Pertama pastikan telah mengupdate dan mengupgrade system/aplikasi dengan perintah : #apt update dan upgrade dengan perintah : #apt upgrade Setelah selesai silahkan edit file sysctl.conf dengan perintah : #nano /etc/sysctl.conf cari bagian baris bertuliskan berikut : #net.ipv4.ip_forward=1 aktifkan baris tersebut dengan cara menghapus tanda tagar # pada awal baris menjadi : net.ipv4.ip_forward=1 Selanjutnya, Install ip tables pada Debi...