Skip to main content

Install & Konfig Nginx di Ubuntu Server 22.04

Nginx adalah server HTTP dan Proxy dengan kode sumber terbuka yang bisa juga berfungsi sebagai web server dan proxy IMAP/POP3. Kode sumber nginx ditulis oleh seorang warga negara Rusia yang bernama Igor Sysoev pada tahun 2002 dan dirilis ke publik pada tahun 2004. Wikipedia

Kali ini kita akan menginstall nginx di mesin Ubuntu Server 22.04.3, ada 3 prasayarat untuk menginstall nginx yaitu telah menginstall ubuntu server dan mengkoneksikan ke internet baik melalui ip dhcp maupun static.

Panduan Prasyarat :

1. Bagi yang belum memasang mesin ubuntu server silahkan ikuti Panduan Menginstall Ubuntu Server

2. Konfigurasi Ip Address dan update system ubuntu server

3. Remote Ubuntu server melalui putty atau gunakan perintah ufw allow ssh diserver ubuntu setelah login sebagai root.

Mari kita mulai installasi Nginx

Masuk kedalam server ubuntu melalui ssh dengan putty, isikan ip address ubuntu server dan open/enter


Login / masuk sebagai root

ubuntu@ubuntuserver:~$ sudo su

ketik password 

[sudo] password for ubuntu:

login berhasil sebagai root

root@ubuntuserver:/home/ubuntu#


Langkah Installasi

1. Install nginx

update paket

apt update

Install Nginx versi stabil sebagai web server

 apt install nginx -y

start nginx

systemctl start nginx

Buat nginx menyala otomatis ketika server restart

systemctl enable nginx


2. Menyesuaikan Firewall
Sebelum menguji Nginx, perangkat lunak firewall perlu disesuaikan untuk memungkinkan akses ke layanan. Nginx mendaftarkan dirinya sebagai layanan dengan ufw saat instalasi, membuatnya mudah untuk mengizinkan akses Nginx.

Melihat daftar aplikasi yang aktif di ufw dengan mengetikkan perintah berikut:

ufw app list

UFW merupakan salah satu fitur front end iptables pada Ubuntu, yang dapat digunakan untuk melakukan konfigurasi sistem firewall. UFW berfungsi untuk menyaring data dan membuat aturan data yang boleh masuk atau keluar dari sebuah sistem komputer.

Output Anda harus berupa daftar profil aplikasi:

Output
Available applications:
  Nginx Full
  Nginx HTTP
  Nginx HTTPS
  OpenSSH

Daftar ini menampilkan tiga profil yang tersedia untuk Nginx:

  • Nginx Full: Profil ini membuka port 80 (lalu lintas web normal dan tidak terenkripsi) dan port 443 (lalu lintas terenkripsi TLS/SSL)
  • Nginx HTTP: Profil ini hanya membuka port 80 (lalu lintas web normal dan tidak terenkripsi)
  • Nginx HTTPS: Profil ini hanya membuka port 443 (lalu lintas terenkripsi TLS/SSL)

Disarankan untuk menggunakan HTTPS yang telah terintsall SSL. Karena Anda belum mengonfigurasi SSL untuk server ubuntu maka kita hanya akan menggunakan port 80 dengan HTTP.

Mnegaktifkan firewall ufw

ufw allow 'Nginx Full'

Enable Ufw

ufw enable

Verifikasi hasilnya

ufw status

Anda akan menerima daftar lalu lintas HTTP yang diizinkan di output:

Output
Status: active To Action From -- ------ ---- OpenSSH ALLOW Anywhere Nginx HTTP ALLOW Anywhere OpenSSH (v6) ALLOW Anywhere (v6) Nginx HTTP (v6) ALLOW Anywhere (v6)
Sekarang setelah menambahkan firewall yang sesuai, kita dapat melakukan pengujian apakah nginx bisa diakses melalui web browser.

Pengujian Nginx

Di akhir proses instalasi, Ubuntu server akan langsungmemulai Nginx. Server web seharusnya sudah aktif dan berjalan.

Periksa dengan sistem init systemd untuk memastikan layanan berjalan:

  1. systemctl status nginx
Output
nginx.service - A high performance web server and a reverse proxy server Loaded: loaded (/lib/systemd/system/nginx.service; enabled; vendor preset: en Active: active (running) since Fri 2021-10-01 21:36:15 UTC; 35s ago Docs: man:nginx(8) Main PID: 9039 (nginx) Tasks: 2 (limit: 1151) CGroup: /system.slice/nginx.service ├─9039 nginx: master process /usr/sbin/nginx -g daemon on; master_pro └─9041 nginx: worker process
Pada bilah alamat, ketikkan ip address dari Ubuntu Server, contoh 10.10.100.211 dan enter. Jika berhasil maka akan tmpil halaman nginx. Selesai.


Semoga Berhasil.

Sumber :
https://www.codingforentrepreneurs.com/blog/hello-linux-nginx-and-ufw-firewall/
https://www.digitalocean.com/community/tutorials/how-to-install-nginx-on-ubuntu-18-04



































Comments

Popular posts from this blog

Debian Router #2 - Membuat DHCP Server

 DHCP server adalah server jaringan yang berfungsi untuk mendistribusikan alamat IP dan informasi konfigurasi secara otomatis kepada perangkat klien. DHCP merupakan singkatan dari Dynamic Host Configuration Protocol, yaitu protokol standar yang memungkinkan perangkat di jaringan untuk memperoleh alamat IP dan pengaturan jaringan lainnya secara otomatis.   DHCP server memiliki beberapa fungsi, di antaranya: Mengelola alamat IP yang tersedia dalam jaringan, Mendistribusikan alamat IP sesuai permintaan, Membantu memperbarui alamat IP secara otomatis, Mencegah terjadinya IP conflict, Memastikan efisiensi penggunaan alamat IP.   DHCP server dapat mengkonfigurasi informasi lainnya selain alamat IP, seperti subnet mask, gateway default, dan DNS. Dengan adanya DHCP, administrasi jaringan menjadi lebih efisien karena tidak perlu mengkonfigurasi setiap perangkat secara manual.  Topologi Jaringan Langkah Installasi DHCP Server 1. Set Ip Address Untuk Semua Interfaces ...

Debian Router #1- Konfigurasi Linux Debian Sebagai Default Gateway

 Perute atau penghala (bahasa Inggris: router) adalah sebuah alat yang mengirimkan paket data melalui sebuah jaringan atau Internet menuju tujuannya, melalui sebuah proses yang dikenal sebagai perutean atau penghalaan. Proses penghalaan terjadi pada lapisan ketiga (lapisan jaringan seperti Internet Protocol) dari tumpukan protokol (protocol stack) tujuh-lapis OSI. (Wikipedia). Tugas router juga menjadi perantara atau  gateway yang mewakili client didalam jaringan menuju internet, jadi setiap permintaan terhadap kases dari luar jaringan lokal akan diteruskan melalui riuter, sejalan dengan fungsi tersebut maka selanjutnya kita kan membuat sebuah gateway menggunakan debian, jadi nantinya client yang kan terkoneksi ke internet akan melewati debian router. Topologi Jaringan Konfigurasi Debian Router / Server Set IP Adddress :      nano /etc/network/interfaces auto enp 0s3 iface enp 0s3 inet static address 192.168.1. 122 netmask 255.255.255.0 network 192.16...

Basic Cisco Lab 2- Mengkases Konfigurasi Switch

 Langkah berikutnya setelah terkoneksi dengan switch melalui konsol kabel, adalah melakukan konfigurasi dan akses kedalam system switch, ada beberapa mode yang digunakan dan memiliki fungsi sendiri dalam mode tersebut  Berikut ini adalah perintah dasar dan awal yang sering digunakan saat konfigurasi switch Cisco, terutama ketika kamu baru login lewat koneksi konsol. 🔑 Urutan Level Akses di Cisco Device 1. 🧍 User EXEC Mode Prompt: Switch> Akses: Terbatas (read-only) Contoh perintah: show version //melihat versi device ping 192.168.1.1 //cek koneksi ke alamat ip tertentu Tujuan: Untuk pemantauan dasar, cek status, dan login. 2. 🧑‍💼 Privileged EXEC Mode (Enable Mode) Prompt: Switch# Masuk dari user mode dengan perintah: Switch> enable Akses: Lebih dalam, bisa lihat semua konfigurasi dan jalankan tes. Contoh perintah: show running-config //melihat konfigurasi yang sedang berjalan show interfaces //me...